Alat Musik Membranofon

Alat musik membranofon adalah sebutan untuk jenis alat musik yang mengeluarkan suara ketika dimainkan berasal dari membran atau selaput tipis yang bergetar bisa ditulis juga dengan kata membranophone atau membranofon. Cukup banyak jenis alat musik Indonesia yang masih masuk keluarga jenis musik ini, misalnya 5 contoh alat musik membranofon berikut, yaitu

  • Gondang
  • Ketipung
  • Doli-Doli
  • Ganda
  • Gendang Dayak

Namun, jika kita telusuri lebih banyak, ternyata masih banyak alat musik yang bisa kita kategori-kan ke dalam keluarga alat musik membranofon. Berikut ini saya telah membuat beberapa contoh alat musik membranofon yang mungkin bisa teman-teman pembaca jadikan referensi untuk makalah contoh alat musik membranofon milik kalian.

Daftar Alat Musik Membranofon

Apa itu membranofon? Menurut situs wikipedia, alat musik membranofon atau instrumen membranofon merupakan alat musik atau jenis musik yang menghasilkan suara/nada dengan cara memukul selaput atau lapisan bunyi yang terbuat dari kulit atau bahan tertentu pada bagian alat musik.

Alat musik membranofon
Ilustrasi daftar alat musik membranofon

Getaran yang tercipta dari pukulan pada kulit tersebut nantinya akan menghasilkan suara. Saat ini alat musik jenis membranofon sering juga dikenal dengan gendang atau drum dengan berbagai jenisnya. Namun mungkin terkadang kita sulit membedakan berbagai macam drum yang ada.

1. Babun

Babun merupakan salah satu dari banyaknya contoh alat musik membranofon yang masih kita bisa temukan di salah satu daerah di Indonesia yaitu Kalimantan Utara. Sebagai salah satu bagian dari alat musik tradisional Kalimantan Utara, Babun juga termasuk keluarga membranofon. Babun merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul.

Terbuat dari kayu dan memiliki lapisan yang terbuat dari kulit binatang pada ujungnya yang berlubang. Babun juga terkadang bisa kita temui di Kalimantan Selatan, tetapi jangan lupa karena bentuknya yang mirip gendang babun juga terkadang membingungkan

2. Barrel Drum

Barrel Drum juga masih alat musik yang termasuk membranofon dan di Indonesia sendiri barel Drum ini lebih dikenal dengan sebutan kendang. Barel Drum ditandai dengan bentuknya yang berupa barel dan tonjolan pada bagian tengahnya. Alat musik jenis ini juga biasanya berkepala satu dan bagian tengahnya terbuka seperti Tifa. Chau Trong adalah contoh alat musik dari Vietnam jenis ini.

3. Bas Drum

Seperti layaknya Barrel Drum, bas drum juga merupakan salah satu alat musik yang termasuk dalam membranofon dan dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat pemukul. Ketika dipukul, bas drum akan bergetar dan dari getaran itulah nanti muncul bunyi seperti yang biasa kita dengar ketika orang memainkan drum.

Bas drum adalah drum yang biasa dipukul menggunakan pedal kaki dan seperti namanya, bas drum mengeluarkan bunyi bernada rendah. Dalam keluarga instrumen musik perkusi, bas drum merupakan salah satu alat musik yang memiliki diameter berukuran besar meskipun ia digunakan untuk menghasilkan suara dengan intonasi nada yang cukup rendah.

4. Bastrumma

Bastruma merupakan nama lain yang diambil dari bahasa El Savadro dari Bas Drum yang merupakan bagian terbesar dan bagian yang memiliki nada terendah pada sebuah set drum yang dimainkan drummer.

5. Bata Drum

Bata Drum adalah sebutan untuk drum yang memiliki 2 buah kepala yang berbentuk seperti jam pasir dengan bentuk fisik yang satu lebih besar dari yang lainnya. Di Nigeria dikatakan bahwa alat ini digunakan untuk kegiatan yang berhubungan dengan hal religius layaknya di Cuba, Puerto Rico dan Amerika Serikat.

6. Bedug

Teman-teman pembaca pastinya familiar betul dengan nama alat musik ini. Tahukah kalian bahwa tadinya bedug digunakan hanya untuk tujuan tertentu seperti mengumpulkan penduduk suatu daerah atau mengawali panggilan beribadah di beberapa daerah.

7. Bende

Seperti yang sudah dijelaskan tentang pengertian alat musik membranofon di atas. Bende yang juga termasuk bagian dari keluarga alat musik ini memiliki fisik berupa gong kecil. Bende bisa kita temui di hampir tiap kepulauan di Nusantara mulai dari Sumatera hingga Papua.

Dulunya, Bende diyakini digunakan untuk memberikan informasi penting atau penanda kepada masyarakat daerah tersebut jikalau ada hal penting yang ingin diinformasikan dan mengajak mereka berkumpul, menandai kedatangan seorang raja atau penguasa, hingga menandai dimulainya pesta rakyat.

8. Bendir

Bendir merupakan alat mmusik tradisional yang diketahui dimainkan di Afrika sebagai salah satu alat keagamaan, di Indonesia sendiri Bendir merupakan alat musik yang digunakan untuk kepentingan para Sufi, sebuah golongan yang dikenal di beberapa daerah.

9. Bongo

Di Indonesia, Bongo termasuk kedalam salah satu daftar alat-alat musik membranofon yang hingga saat ini masih dimainkan. Bongo memiliki bentuk fisik berupa sebuah gendang kecil yang berpasangan, keduanya dipukul-pukul dengan kedua tangan secara bergantian dan bagian bawah bongo tidak tertutup.

10. Bongotrumma

Bongotrumma atau Bongotrummer adalah alat musik membranofon yang merupakan instrumen dari Cuba yang berupa 2 buah drum yang berukuran berbeda. Di Spanyol drum ini dimainkan dengan cara menjepit nya di antara kedua lutut dan memukul-mukulnya.

11. Cajon

Dalam bahasa asalnya, Cajon di baca ka’xon dengan pengucapannya ka-hone yang berarti peti atau kotak berlubang. Alat musik berbentuk kotak bersisi enam ini termasuk alat musik membranofon jenis perkusi yang dimainkan dengan cara menepuk-nya.

Cajon biasanya terbuat dari kayu dengan ketebalan sekitar 1,3 hingga 1,9 cm dengan papan yang lebih tipis lagi di pada 1 bagian sisinya sebagai bagian yang di tepuk. Cajon mulai berkembang pada akhir abad ke-18 di kalangan (maaf) budak asal Afrika dan Peru.

12. Cocktail Drum

Cocktail Drum adalah sebutan untuk drum yang tipe-nya berupa satu set kit lengkap yang terdiri dari drum bass dan snare drum tapi berukuran kecil dan portable. Di era modern seperti sekarang ini, drum jenis ini biasanya digunakan untuk panggung yang memiliki tempat yang tidak terlalu luas, drum ini juga sangat berguna sebagai alat musik pengiring lagu.

13. Conga

Conga, alat musik membranofon yang satu ini memang tidak terlalu sering terdengar di tanah air. Di daerah asalnya yaitu Cuba, Conga dikenal dengan nama Tumbadora yang berupa sebuah drum tinggi dan membran yang terletak di satu sisi saja.

Tidak seperti kelihatannya, conga ternyata memiliki teknik dan cara tersendiri untuk memainkannya. Di era modern ini conga biasanya terbuat dari kayu dengan kaca fiber melindungi seperti cangkang dan pada bagian kepalanya dikencangkan dengan baut.

14. Cuica

Cuica adalah alat musik membranofon yang lebih dikenal sebagai nama  Brazilian Drum. Cuica biasanya digunakan pada momen-momen tertentu lainnya seperti karnaval atau saat memainkan musik samba, musik khas Brazil. Cuica juga dapat menghasilkan suara dengan pitch bernada tinggi

15. Dagu

Dagu adalah sebuah alat musik membranofon berupa drum. Layaknya drum lainnya, Dagu memiliki penopang seperti pot bunga dan sering digunakan dalam Orkestra di Tiongkok. Dagu mewakili karakteristik dari suara yang kuat dan indah dan biasanya digunakan untuk memimpin orkestra itu sendiri. Suara yang dihasilkan dagu juga sangatlah unik dan nyaman didengar telinga.

16. Darabuka

Darabuka merupakan jenis alat musik membranofon perkusi yang bentuknya menyerupai piala, darabuka itu sendiri biasanya juga disebut dengan namalain seperti Dumbec, Debuka, Doumbek, Darbuka, namun Darabuka dengan nama apapun itu tetap dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tangan kosong atau stick.

Alat musik Darabuka sendiri juga cukup dikenal dibeberapa Negara lainnya seperti di daerah Timur Tengah, Afrika Utara dan Eropa Timur. Meskipun tidak ada informasi relevan kapan Darabuka ditemukan atau dibuat, beberapa sumber juga mengatakan bahwa alat musik ini dibuat sejak puluhan abad yang lalu pada kebudayaan Mesir Kuno, pendapat lain mengatakan bahwa alat musik ini berasal dari suku-suku Celtic Nomaden.

17. Djembe

Salah satu alat musik membranofon, Djembe adalah alat musik yang berbentuk gendang dengan tali yang menutupi hampir setengah bagian dari badan alat itu sendiri. Djembe berbentuk seperti sebuah Goblet yang mengecil dibagian tengahnya.

Djembe memiliki bagian tubuh yang terbuat dari kayu dan bagian atasnya merupakan bagian membran yang dipukul dan biasanya terbuat dari bahan kulit kambing kecuali bagian ring yang melingkar di sisi membran. Djembe bisa kalian bandingkan bentuknya dengan Tumbuk pada penyusun musik Marawis.

18. Dogdog

Dogdog merupakan instrumen atau alat musik membranofon yang berasal dari Jawa Barat. cara memainkan alat musik dogdog adalah dengan di tepuk pada bagian tertentu menggunakan telapak tangan atau pemukul yang terbuat dari bambu atau kayu.

Pada bagian tubuh dogdog terbuat dari kayu nangka atau terbuat dari nyiur sedangkan penutupnya terbuat dari kulit sapi atau hewan ternak lainnya. Tidak lupa juga ada bahan tambahan seperti rotan atau bambu sebagai bagian bibir dogdog dan tali pengikatnya.

19. Dol / Doli / Doli-Doli

Sebagai salah satu alat musik tradisional Bengkulu yang pada mulanya tampil setahun sekali untuk mengenang cucu Nabi Muhammad SAW atau perayaan ritual yang bernuansa keagamaan-nya. Dol memiliki diameter sepanjang 90 cm dan tinggi sekitar 1 meter.

20. Ceng Ceng

Ceng ceng terbuat dari kayu nangka dan tembaga. Ceng ceng ini terdiri dari enam buah logam bundar pada bagian bawahnya dan ada 2 buah logam bundar lagi di bagian atasnya. Di bagian atas ceng-ceng terdapat tali berwarna merah yang digunakan untuk memegang ceng-ceng

Ceng ceng bali dibuat sedemikian rupa berbentuk kura-kura, ukirannya diyakini terinspirasi oleh tokoh Bali yang melegenda, kura-kura mistik yang memiliki nilai magis dimana di atas punggungnya menyeimbangkan dunia. Kura-kura tersebut juga menjadi simbol sumbu bumi bersama seekor naga yang menjadi dasar pura yang memiliki kedudukan tinggi.

21. Ganda

Setelah saya bahas sebelumnya di dalam artikel alat musik tradisional Sulawesi Tengah dan alat musik tradisional lainnya, ganda juga masih termasuk dalam keluarga alat musik membranofon yang hingga saat ini masih sering digunakan yang dimainkan dengan cara dipukul.

Jika teman-teman ingin mencoba untuk mempelajari alat musik ini tidak perlu khawatir karena memang tidak terlalu sulit untuk mempelajari dan memainkannya. Ganda merupakan salah satu dari daftar alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul.

22. Gedombak

Gedombak terbuat dari kulit kayu, rotan dan juga kulit binatang ternak. Alat musik membranofon yang masih sejenis dengan gendang ini memiliki bentuk yang menyerupai piala. Selain itu, Gendang ini dibunyikan untuk mengiringi teater Mak Yong yang cukup populer di daerah Riau. Beberapa alat musik yang dimainkan bersamaan dengan Gedombak seperti, Gong tetawak, Nafiri, Ceracap dan Breng-Breng.

23. Geduk

Alat musik Geduk cukup terkenal dalam deretan keluarga gendangan yang memiliki dua muka membran. Geduk juga alat musik yang biasanya memiliki bingkai yang terbuat dari kayu nangka dan biasanya digunakan pada permainan wayang kulit dan Menora dam berpasangan, geduk ibu dan geduk anakan.

24. Gendang Bebano

Bebano merupakan instrumen atau alat musik membranofon jenis perkusi yang memiliki bentuk seperti gendang bundar dan diyakini berasal dari Riau. Bebano umumnya dimainkan pada saat acara tertentu seperti ritual keagamaan, pernikahan atau acara adat tertentu.

Cara memainkan alat musik bebano sama seperti Rebana, hanya saja Rebana lebih pipih jika dibandingkan dengan Bebano. Selain memiliki bentuk yang unik, alat musik bebano juga ternyata memiliki bentuk yang unik dan dengan kemampuan dari pemainnya, Bebano akan menghasilkan nada yang berwarna

25. Gendang Dayak

Alat musik membranofon ini merupakan instrumen musik asli yang berasal dari suku Dayak, Kalimantan Tengah dan disebut juga dengan nama lain, yaitu Gendang Tunggal. Gendang Dayak memiliki ukuran yang agak besar dan panjang sekitar 1 hingga 2 meter dengan diameter mencapai 40 cm. Nama lain yang cukup dikenal yaitu Gandang Tatau, Gendang Dayak biasanya digunakan saat upacara adat tertentu.

26. Gendang Malaysia

Gendang Melayu pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan gendang-gendang lainnya dan pada intinya sama yaitu alat musik membranofon ini dimainkan dengan cara dipukul. Pembuatan gendang Malaysia dengan gendang lokal-pun pada dasarnya sama, hanya saja dengan melubangi bagian kayu dengan peralatan yang tradisional sehingga seakan menghiasi bentuk gendang.

27. Gendrum

Alat musik unik yang satu ini merupakan alat musik Hibrida atau gabungan antara gendang dan drum yang dirancang oleh seorang bernama Siswo Harsono pada tahun 1992. Gendrum biasanya diaplikasikan pada kesenian Gambang Semarang dan kesenian daerah lainnya.

Gendrum sendiri terdiri dari beberapa alat musik tradisional yang padukan menjadi satu. Gendrum juga bisa dimasukkan kedalam kategori instrumen musik jenis perkusi. Pada saat itu, teknik yang digunakan dalam permainan musik Gendurm oleh Siswo Harsono disebut dengan teknik tepak campur sari.

28. Goblet Drum

Goblet Drum atau Tarabuka, Tarabaki, Darbuka, dan banyak lagi sebutan lainnya adalah sebuah alat musik yang dipukul dan termasuk jenis alat musik membranofon dengan bagian yang dipukul hanya 1 sisi saja. Goblet Drum juga cukup terkena di daerah asalnya. Selain memiliki bentuk yang unik seperti sebuah goblet, alat musik ini juga mengeluarkan suara yang unik juga.

29. Gondang

Gondang, adalah sebuah alat musik tradisional Sumatera Utara yang cukup terkenal dan seni musik ini memiliki nama unik yaitu Gondang Batak. Sebuah alat musik khs suku orang batak. Gondang ini juga memiliki arti bermacam-macam jika dilihat dari tradisi masyarakat Batak Toba yang menyebut ini alat musik Gondang.

30. Gordang Sambilan

Gordang Sambilan merupakan salah satu dari kesenian Tradisional suku Mandailing. Gordang memiliki arti bedug atau gendang sedangkan arti dari sambilan adalah Sembilan. Jadi arti dari gordang sambilan adalah sembilan gendang atau bedug sembilan. Kesenian musik ini memiliki bentuk panjang dan diameter yag berbeda-beda sehingga mampu menghasilkan nada yang bermacam-macam.

Gordang biasanya dimainkan dengan lebih dari 6 orang. Nada yang keluar dari gendang yang paling kecil diurutkan sesuai urutannya. Dulunya, gordang sambilan juga sering digunakan untuk mengiringi acara sakral, namun seiring berkembangnya zaman dan perubahan kultur sosial di masyarakat, Gordang sambilan akhirnya juga bisa diperdengarkan dengan baik di acara umum lainnya.

31. Hadroh Polos

Hadroh polos merupakan jenis dari alat musik tradisional Hadroh yang masih satu jenis dengan alat musik rebana dan terbuat dari bahan kayu dan kulit. Dalam sebuah set lengkap hadroh ini biasanya terdapat 1 bass mangkok dan stand, 4 rebana hadroh, 3 buah keplak, dan 1 gendang dumbuk. Cara memainkan alat musik hadroh polos juga sama seperti rebana lainnya, yaitu dipukul.

32. Hand Drum

Hand Drum adalah jenis alat musik drum yang tipikalnya dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tangan kosong daripada menggunakan alat pukul. Suara yang dihasilkan juga terasa sudah cukup nyaring karena mungkin perhitungan tabung drum atau membran yang dipukul berbeda dengan drum yang bisanya.

33. Janggu

Alat musik Janggu atau yang disebut juga seyogo adalah gendang khas dar Korea. Janggu ini disebut juga dengan gendang jam pasir karena memang bentuknya yang ramping dan mirip dengan jam pasir, Janggu dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat  pemukul berupa tongkat kecil.

34. Jidur

Jidur memiliki frame terbuat dari kayu yang dilindungi dengan pelindung di tiap sisinya yang cukup keras. Di beberapa daerah Jidur dimainkan dengan cara dipukul sambil mengambil posisi duduk. Jidur juga bisa dimainkan dengan permainan solo player.

35. Kendang

Nama dari jenis alat musik membranofon ini cukup terkenal di dalam instrumen gamelan terutama Jawa Tengah dan Barat. Salah satu fungsi dari alat musik pukul ini ialah sebagai pengatur irama dan tempo karena permainannya yang bisa mudah diatur menggunakan tangan.

Bersamaan dengan ketipung, Instrumen kendang dibunyikan tanpa alat bantu. Beberapa kesenian semacam wayangan juga memiliki kendang jenis lain, yaitu kendang kosek. Kendang dimainkan oleh para pemain gamelan profesional yang sudah lama terjun di dunia kesenian musik.

36. Ketipung

Alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul ini memiliki bentuk yang menyerupai Gendang, tetapi ukurannya lebih kecil dibandingkan gendang. Ketipung terbuat dari kayu yang dibubut dan diberikan lubang pada bagian tengahnya dengan ukuran 20 hingga 40 cm. Bunyi yang dihasilkan dari ketipung biasanya digunakan pada musik Keroncong, Melayu, dan Dangdut.

37. Kompang

Kompang sejenis dengan alat musik tradisional yang sangat dikenal apalagi dikalangan masyarakat Melayu asli. Kompang juga masih termasuk kategori musik Gendangan, kulit kompang juga terbuat dari kulit binatang ternak sehingga suaranya juga khas.

Kompang juga termasuk jenis alat usik yang dimainkan dengan cara be-regu dan bisa dimainkan dengan sikap duduk, berdiri atau-pun berjalan. Jika kompang dimainkan dalam acara tertentu seperti Berzanji, pemain kompang akan duduk bersila atau duduk di atas kursi.

38. Marwas

Marwas atau Marawis, merupakan salah satu alat musik tradisional yang dipukul dan beberapa orang juga sering menganggapnya sebagai alat musik perkusi. Alat musik ini juga alat musk yang cukup sering dikolaborasikan dengan kesenian musik seperti musik Timur Tengah dan Betawi.

Nama Marawis di ambil dari nama alat musik yang mendominasi permainan musik yan berasal dari negara Timur Tengah terutama Yaman ini. Lagu yang dibawakan juga biasanya bernuansa keagamaan. Kesenian musik ini dimainkan oleh sekitar 10 orang atau kurang. Setiap orang memegang alat musik tertentu, tetapi Marwas/Marawis tetap mengambil posisi penting disini.

39. Paigu

Paigu adalah sebuah alat musik drum yang lebih dikenal dengan nama Chinese Paigu. Alat musik membranofon ini memiliki berbagai macam nada yang bisa dihasilkan, secara tradisional terbuat dari kayu dan kulit binatang. Cara memainkan Paigu adalah dengan cara memukul bagian membran nya dengan menggunakan stik pemukul.

40. Rapai

Salah satu alat musik tradisional Aceh dan juga dianggap sebagai alat musik perkusi, rapai masih termasuk dalam keluarga musik yang memiliki frame drum. Cara memainkan rapai adalah dipukul menggunakan tangan tanpa stick atau alat pukul. Rapai sering juga dimanfaatkan untuk upacara-upacara tertentu di aceh seperti perkawinan, pasar malam, mengiringi tarian, dan lainnya.

Alat musik tradisional rapai memiliki peran sebagai pengatur tempo, gemerincing musik dan juga ritmik yang mampu membuat suasana lebih hidup dan meriah lagi. Alat musik ini mendukung melodi dari Serune Kalee yang juga alat musik tradisional daerah.

41. Rebana Ubi

Rebana ubi merupakan alat musik jenis perkusi yang masuk golongan gendangan dan dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tangan kosong. Rebana ubi memiliki ukuran lebih lebar daripada rebana biasa. Rebana ubi memiliki garis tengah paling kecil 70 cm dan tingginya hampir 1 meter tergantung ukuran dan pembuatannya.

Dulunya, Rebana Ubi digunakan sebagai pengirim berita pernikahan dan mengumumkan sesuatu seperti pernikahan, hingga peringatan akan adanya bahaya. Pada saat itu, rebana ubi diletakkan di tempat yang tinggi dan ketika dimainkan hingga ketika dipukul suaranya terdengar hingga jauh, namun pada saat ini Rebena ini bisa dimainkan pada acara daerah.

42. Hadroh

Hadroh merupakan salah satu kesenian musik daerah yang masih terasa dengan kental nuansa Islami-nya. Dipercaya, pada zaman dulu, dikisahkan pada saat Nabi hijrah ke madinah dari Makkah.

Baginda disambut meriah oleh kaum anshar dengan syair yang dikenal dengan Shalawat thola’al badru ‘alaina yang saat itu diiringi tabuhan terbang. Hadroh sendiri juga diambil dari bahasa arab yang bermakna Kehadiran.

43. Snare Drum

Snare drum atau Side Drum adalah instrumen musik perkusi yang menghasilkan suara keras dan tajam yang muncul ketika alat musik membranofon ini dipukul pada bagian atasnya. Penggunaan snare drum sering kita jumpai pada tiap konser band, parade, dan marching band tak peduli baik itu di Indonesia atau-pun di luar negeri.

Snare drum hampir tidaklah mungkin untuk dimainkan sendirian tanpa adanya alat musik melodis yang diiringi, alat pemukul dari snare drum juga memiliki harga yang berbeda-beda tergantung dari bahan pembuatan dan adanya label merk pembuatnya. Ada baiknya untuk kita tidak terlalu dekat dengan pemain snare drum karena suaranya yang cukup keras.

44. Surdo

Surdo adalah buss ukuran besar yang dikenal juga dengan musik Brazil atau Brazilian Music yang mungkin kalian pernah dengar musik Samba reggae dan Surdo inilah alat musik yang digunakan sebagai alat musik perkusi dari kesenian tersebut. Surdo terbesar bisa kalian temukan di kota Rio de Janeiro.

45. Tabla

Tabla merupakan alat musik tradisional yang  masih tergolong musik perkusi tradisional yang berasal dari India dan masih masuk keluarga membranofon. Tabla ini sering digunakan dalam musik klasik Hindu serta cukup populer dalam penggunaannya di benua India. Tabla merupakan instrumen musik yang terdiri dari sepasang drum tangan dengan ukuran dan warna yang berbeda.

46. Tagonggong

Tangonggong  memiliki bentuk bulat panjang dan pada bagian ujungnya berbentuk lingkaran sedangkan ujung yang satunya berbentuk lingkaran yang lebih kecil dibanding kepalanya. Bagian tubuh dari tangonggong berlubang dan memiliki tebal sekitar 1 cm.

Tangonggong sudah ada sejak dulu dan dimainkan oleh kaum pria saja. Pada saat itu, alat musik ini ditabuh dengan penabuh yang mengambil sikap duduk bersilah di lantai. Seiring berkembangnya zaman, tangonggong ini mulai ditabuh dengan mengambil sukap duduk di atas kursi, tidak di lantai lagi.

47. Talking Drum

Drum yang memiliki bentuk serupa dengan jam pasir dari afrika ini memiliki nada yang hampir menyerupai suara manusia jika didengarkan secara seksama. Drum ini memiliki 2 kepala untuk dipukul yang dihubungkan dengan badan yang terbuat dari kulit. Pemain yang sudah cukup ahli sudah mampu untuk mengeluarkan suara yang lebih rumit lagi seperti nama drum nya, dengan teknik pukulan mereka.

48. Tambo

Tambo adalah alat musik tradisional membranofon yang berasal dari Aceh. Terbuat dari batang iboh, rotan dan kulit hewan (sapi), tambo memiliki bentuk unik yang menyerupai tambur dan dimainkan dengan cara dipukul. Dulunya, Tambo memiliki fungsi sebagai alat komunikasi untuk menandakan masuknya waktu shalat atau memanggil warga untuk berkumpul.

Penggunaan tambo saat ini sudah semakin jarang dikarenakan sudah adanya teknologi modern. Meskipun begitu, kita juga masih bisa melihatnya ketika acara desa atau pawai semacam parade yang menampilkan berbagai macam alat musik daerah.

49. Tambora

Tambora merupakan jenis alat musik tradisional lama yang diketahui berasal dari Santo Domingo. Tambora ini biasanya dikalungkan di leher seraya dipukul mengiringi musiknya. Biasanya tambora digunakan untuk mengiringi lagu yang berirama Merengue.

50. Tamborin

Salah satu alat musik membranofon dari Indonesia ini dimainkan dengan cara ditabuh dan digoyangkan untuk mendapatkan nada yang diinginkan. Tamborin mampu menghasilkan suara gemerincing yang sangat indah jika dipadukan dengan nada dari alat musik lainnya. Alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul ini terbuat dari bingkai kayu dan dilengkapi dengan membran pelapis dari kulit hewan.

51. Tambur

Tambur merupakan salah satu dari banyaknya kesenian musik tanah air yang sudah ada sejak lama sekali. alat musik membranofon ini sudah ada dan berkembang sejak masa Kerajaan Karangasem yang pada saat itu masih difungsikan sebagai alat penanda perang.

Dalam keadaan perang, bunyi dari gong dan tambur inilah yang saling bergemuruh tak henti-hentinya karena sebagai alat pacu semangat para pasukan perang, oleh karenanya ttambur selalu ditempatkan di bagian depan iring iringan pasukan perang.

52. Tanjidor

Tanjidor atau tanji merupakan sebuah alat musik tradisional Betawi yang dikenal selalu dalam bentuk orkes. Kesenian musik tanjidor ini sudah ada sejak lama bahkan sejak abad ke-19 atas rintisan seorang Mayor yang dikenal dengan Augustijn Michiels atau Mayor Jantje di daerah Citeurup.

53. Tifa

Tifa, alat musik tradisional membranofon yang terkenal dari bagian Timur ini (khususnya Maluku & Papua) merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul dan memiliki bentuk menyerupai gendang. Tifa terbuat dari kayu yang bagian tengahnya dilubangi, Tifa juga memiliki berbagai jenis macam seperti Tifa Jekir, Potong, Jekir potong, Bas, dan Tifa Dasar.

Jika dilihat secara sekilas, tifa memang mirip dengan alat musik gendang karena dimainkan dengan cara dipukul pula. Namun, alat musik ini terbuat dari batang kayu yang bagian isi atau tengahnya dikosongkan atau dihilangkan dan pada bagian ujungnya diberikan lapisan yang terbuat dari kulit hewan seperti kulit rusa.

Bagi pemula seperti kita, mungkin akan sulit membedakan Tifa yang berasal dari daerah tertentu karena bentuk ukiran yang berbeda-beda tetapi bagi orang yang paham dengan alat musik ini, tifa memiliki banyak jenis ukiran dan ciri khas masing-masing yang membedakan

54. Timbales

Timbal adalah casing metal yang sering kita dengar dengan nama lainnya yaitu simbal. Timbales menyerap lebih tinggi getaran dan menghasilkan suara yang jauh lebih tinggi. Pemain timbal yang disebut timbalero terkadang menggunakan variasi memukul yang digunakan untuk menambah nada agar terdengar lebih ekspresif.

55. Timpani

Dalam bahasa Italia dibaca Timpani atau kettledrum nama lainnya, Timpani adalah alat musik membranofon yang masih termasuk dalam keluarga perkusi sejenis Drum. Alat musik ini terdiri dari sebuah kulit yang katanya disebut sebagai kepala dan dipakai-kan di atas mangkuk besar yang terbuat dari tembaga. Timpani merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan stik drum khusus.

56. Tuma

Tuma merupakan jenis alat musik yang bunyinya berasal dari getaran, bentuk dari Tuma mirip seperti gendang panjang. Alat musik membranofon ini terbuat dari bahan dasar kayu yang memiliki garis tengah sekitar 25 cm dan panjang sekitar 100+ cm. Fungsi dari alat musik tradisional Tuma sendiri biasanya digunakan untuk mengiringi tarian tradisional bersama alat musik tradisional Kalimantan Barat lainnya.

Alat musik Tuma memiliki jenis bunyi atau suara Membranofon yang mana bentuknya mirip seperti gendang panjang. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar kayu yang berdiameter 25 centimeter dengan panjang 1 meter sebagai rangkanya dan kulit lembu sebagai membrannya. Alat musik tradisional ini sering dimainkan sebagai pengiring tarian tradisional bersama dengan jenis alat musik tradisional lainnya.

57. Virveltrumma

Secara garis besar Virveltrumma merupakan sebutan Snare Drum di negara lain. Virveltrumma merupakan alat musik yang cukup dikenal di kalangan pemusik. Selain dikarenakan bentuknya, teknik memainkan alat musik ini terbilang cukup sulit dan butuh latihan ekstra, terlebih jika kita sedang mencoba teknik memukulnya dan ingin menghasilkan suara yang tidak terlalu keras.

58 .Zambomba

Alat musik selanjutnya yang masih termasuk membranofon adalah Zambomba. Zambomba ini merupakan alat musik yang cukup terkenal di negara Spanyol karena merupakan instrumen musik yang cukup sering digunakan pada saat libur natal dan biasanya diiringi dengan nyanyian.

59. Zarb

Zarb atau tombak atau donbak atau tompak merupakan drum yang diyakini berasal dari Persia atau Iran yang sudah sangat lama. Alat musik ini memang jarang kita dengar, namun penggunaannya sudah ada karena penggunaan alat musik ini mengisi kekosongan sebagai instrumen perkusi di musik Persia.

Beberapa nama dan gambar alat musik membranofon di atas mungkin hanyalah sebagian kecil dari banyaknya alat musik jenis ini di dunia. Meski begitu, semoga setidaknya kita mampu membedakan antara musik jenis yang satu dengan yang lainnya.