Alat Musik Tradisional Gorontalo

Alat Musik Tradisional Gorontalo – Gorontalo adalah sebuah Provinsi di Indonesia yang lahir pada tahun 2000 seiringan dengan munculnya pemekaran wilayah / Otonomi Daerah pada Era Reformasi[src].

Gorontalo juga dikenal dengan Provinsi yang memiliki lebih dari 5 suku dalam satu daerah dari Etnis yang berbentuk keluarga (Pohala’a), Etnis Suawawa, Etnis Hulontalo, dan Etnis lainnya yang membaur dan bersatu menjadikan cerminan bahwa masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang memiliki toleransi yang bagus dan saling bahu-membahu.

Sebagian besar daerah di Gorontalo merupakan daerah pegunungan yang terbentang dari bagian utara hingga ke selatan Provinsi. Jika anda suka dengan travelling saya sarankan untuk meluangkan waktu berkunjung dan melihat panorama pegunungan yang ada di Gorontalo tersebut.

Alat musik tradisional Gorontalo
Kumpulan alat musik tradisional Gorontalo

Terlepas dari itu semua, kali ini saya akan sedikit share informasi yang saya dapat seputar kesenian alat musik tradisional dari Gorontalo.

Alat Musik Tradisional Gorontalo

Salah satu alat musik tradisional asli masyarakat Gorontalo adalah Polopalo, sebuah alat musik yang diklaim berasal dari Gorontalo asli. Namun terlepas dari itu semua berikut ini adalah daftar alat musik tradisional provinsi Gorontalo, selamat membaca.

Baca juga:

Berikut daftar nama alat musik tradisional Gorontalo beserta gambar dan penjelasannya:

1. Gambusi / Gambus

Gambus memang hampir bisa kita jumpai di semua daerah yang pernah menjadi lokasi penyebaran Islam di Indonesia, selain di Gorontalo juga terdapat daerah lain yang memiliki alat musik tradisional tersebut.

Alat musik tradisional Gorontalo Riau Gambus
Gambar alat musik tradisional Gambus

Di Gorontalo sendiri, ada seorang yang saya suka dalam permainan musik Gambus yaitu Risno Ahaya, seorang maestro dalam bidangnya menurut saya dan sebagai pemetik Gambus, ia juga cukup terkenal di Gorontalo.

Baca juga: cara memainkan gambus

Gambus memang identik dengan kebudayaan Melayu, alat musik tradisional ini memiliki dawai yang berjumlah 9 dengan nada khas yang dihasilkannya memang cocok dengan kebudayaan lokal. Gambusi biasanya dimainkan bersamaan dengan Rebana Wahulo dan alat musik tradisional Gorontalo lainnya.

2. Ganda

Selain terdapat di Gorontalo sebelumnya saya sudah pernah bahas sedikit tentang alat musik membranofon yang bernama Ganda ini pada artikel saya di Alat musik tradisional Sulawesi Tengah. Ganda merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul, seperti Gendang alat musik ini juga memiliki 2 buah sisi yang dilapisi dengan kulit binatang.

Alat musik tradisional Gorontalo Ganda
Gambar alat musik tradisional Ganda

Baca juga: alat musik tradisional yang dipukul

Hampir semua orang yang ingin mempelajari alat musik ini akan mudah, karena tidak perlu teknik khusus dalam memainkannya. Cukup dengan kelihaian seorang bermain, dan naluri kita untuk memukul akan keluar dengan sendirinya. Jika dibandingkan dengan gendang Jawa, ukuran kanda lebih kecil dan lebih ramping.

3. Marwas / Marawis

Marwas adalah alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul / ditepuk pada bagian membran yang terbuat dari kulit hewan. Alat musik tradisional Gorontalo ini juga termasuk kedalam golongan alat musik perkusi karena kurang enak didengar jika hanya dimainkan sendiri / 1 buah / solo.

Alat musik tradisional Gorontalo Marwas
Gambar alat musik tradisional Marwas

Baca juga: cara memainkan rebana

Lirik lagu yang sering diiringi dengan Marwas umumnya berupa puja-puji kepada Sang Pencipta. Marwas sendiri diyakini merupakan alat musik tradisional yang diadopsi dari kebudayaan timur yang datang bersamaan dengan para pedagang di masa lalu. Meskipun begitu, Marwas juga merupakan salah satu alat musik tradisional yang harus kita lestarikan keberadaannya.

4. Polopalo

Polopalo adalah alat musik tradisional Gorontalo yang dapat dimasukkan kategori jenis alat musik idiofon atau alat musik yang sumber bunyinya muncul dari dirinya sendiri. Polopalo dimainkan dengan cara dipukul, nantinya Polopalo akan bergetar dan akan menghasilkan suara.

Alat musik tradisional Gorontalo Palo - Palo
Gambar alat musik tradisional Palo-Palo

Alat musik tradisional Polopalo yang berasal dari Gorontalo asli terbuat dari bambu, berbentuk seperti garputala dan bagian yang dipukul disebut “lutut”. Seiring perkembangannya yang agak lambat, Polopalo mendapatkan beberapa penyempurnaan salah satunya dengan adanya alat pemukul yang terbuat dari kayu dan dilapisi dengan karet.

Baca juga: alat musik tradisional yang ditiup

Meskipun terdengar mudah, Polopalo dimainkan dengan teknik yang bermacam-macam dari segi ritme dan juga komposisi dari aransemen musik yang diberikan.

5. Wahulo

Wahulo adalah nama alat musik tradisional Gorontalo yang berbentuk rebana, Wahulo dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tangan sedangkan tangan yang lain memegang alat musik tersebut. Seperti memainkan rebana lainnya, Wahulo juga memiliki teknik tersendiri tiap-tiap permainan dan lagu yang diiringi.

Alat musik tradisional Gorontalo Rebana Wahulo
Gambar alat musik tradisional Rebana Wahulo

Baca juga: cara memainkan siter

Alat musik tradisional Rebana Wahulo dapat dibedakan jika anda lihat dari segi pengikat kulit yang digunakan. Anyaman rapat dengan menggunakan rotan menjadi ciri khas dari Wahulo.  Sangat disayangkan karena sangat sulit untuk saya menemukan di manakah sebenarnya pengrajin dari alat musik tradisional ini.

Kesenian dari daerah terciptanya kain Karawo ini sudah sepatutnya kita lestarikan bersama, jika kita memang ingin budaya kita tidak menjadi kebudayaan yang punah setidaknya lakukanlah sesuatu yang membuat kesenian tersebut diingat.

Ironinya kebanyakan orang di Indonesia sangat tidak menyukai ketika budaya-nya diklaim sebagai kebudayaan luar, namun menutup mata ketika diajak untuk bersama melestarikan. Sekian dari saya, semoga artikel alat musik tradisional Provinsi Gorontalo diatas dapat membantu anda semua untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan.