Alat Musik Tradisional Lampung

Alat Musik Tradisional Lampung – Lampung merupakan sebuah Provinsi yang terletak di bagian paling selatan Pulau Sumatera dengan Ibukotanya Bandar Lampung. Lampung sangat dekat dengan Bengkulu karena memang berbatasan pada bagian utara Lampung. Provinsi ini cukup besar dengan 13 Kabupaten sehingga pada tahun 2009 Pemerintah Provinsi setempat pun mencanangkan tahun kunjungan wisata.

Pada saat itu cukup banyak wisata yang dapat dikunjungi seperti Festival Teluk Stabas dan Festifal Krakatau yang menawarkan berbagai macam keindahan dan menonjolkan bagaimana kreatifitas masyarakat yang dituangkan dalam pakaian dan alat musik tradisional.

Alat musik tradisional Lampung
Kumpulan alat musik tradisional Lampung

Lampung juga terkenal dengan yang namanya “Kain Tapis” sebuah pakaian yang digunakan wanita suku Lampung. Sebuah kain sarung yang terbuat dari tenunan benang kapas dengan motif bahan sugi, benang perak dengan cara disulam.

Alat Musik Tradisional Lampung

Tari-tarian daerah Lampung sangatlah beragam, ada Tari Sembah, Tari Sigegh Pengten, Tari Bedana dan sebagainya. Oleh sebab itu meskipun kita bukan merupakan orang Lampung marilah bersama kita melestarikan kebudayaan daerah dari zaman yang semakin maju dan berkembang ini.

Baca juga:

Berikut daftar nama alat musik tradisional Lampung, beserta gambar dan penjelasannya:

1. Bende

Bende adalah sejenis gong kecil yang dulunya biasa digunakan untuk memberikan “tanda” sebelum adanya informasi yang ingin disampaikan, misalnya sebagai penanda kepada masyarakat untuk berkumpul di balai desa untuk mendengarkan informasi dari penguasa daerah tersebut atau sebagai penanda dimulainya sebuah pesta rakyat.

Alat musik tradisional Lampung Bende
Gambar alat musik tradisional Bende

Saat ini alat musik tradisional Bende hampir bisa kita jumpai dalam keseharian kita, jika anda pernah melihat topeng monyet tak jarang Bende digunakan sebagai pengiring musik tersebut.

Baca juga: alat musik tradisional yang dipukul

Bende dimainkan dengan cara dipukul pada bagian tengah yang terdapat tonjolan bulat, untuk memukulnya juga tidak sembarangan, ada alat khusus yang digunakan agar tidak merusak fisik dari Bende itu sendiri.

2. Cetik

Cetik merupakan nama alat musik tradisional Lampung yang terbuat dari bambu yang menjadi kurikulum khusus di beberapa Sekolah Agama Hindu dan juga menjadi pelajaran formal di Lampung[src]. Alat musik tradisional ini merupakan alat musik pengiring ketika mereka sedang beribadah di tempat ibadah mereka (Pura). Saat ini alat musik tradisional Lampung Cetik sudah jarang dimainkan dan diajarkan di sekolah.

Alat musik tradisional Lampung Cetik
Gambar alat musik tradisional Cetik

Alat musik tradisional Lampung Cetik juga merupakan alat musik tradisional yang menjadi tradisi Lampung dan sangat lama perkembangannya. Pada tahun 1990-an hingga beberapa tahun yang lalu, Cetik hanya dimainkan saat upacara adat tertentu dan untuk menyambut tamu penting.

Hal yang menyebabkan lambannya perkembangan Cetik adalah sulitnya mempelajari karena tidak ada peraturan pasti tentang permainan nada-nadanya.

Baca juga: alat musik tradisional yang dipetik

Pada saat itu, permainan musik Cetik terbatas pada seniman-seniman musik tertentu dan hanya di beberapa sanggar-sanggar kesenian Lampung saja. Namun seiring dengan perkembangan zaman, Cetik mulai dikenal dan digunakan untuk pengiring tari- tarian dan sekarang juga telah di tuliskan beberapa notasi nada yang membuat pemain baru bisa mempelajari bagaimana untuk menguasai alat musik tersebut.

3. Kompang

Kompang merupakan alat musik tradisional Lampung yang keberadaannya juga ada di Riau dan anda juga bisa mengetahuinya di artikel saya yang berjudul alat musik tradisional Riau. Pada umumnya Kompang menggunakan bahan yang berasal dari kulit ternak sebagai bagian yang dipukul.

Alat musik tradisional Lampung Kompang
Gambar alat musik tradisional Kompang

Baca juga: alat musik tradisional yang digesek

Binatang ternak yang sudah dibersihkan dan kering kemudian dipasangkan, namun binatang ternak saja yang digunakan. Alat musik ini mirip dengan alat musik tradisional Marawis. Kompang juga bisa dibilang sebagai salah satu alat musik membranofon karena memiliki membran yang bergetar saat dipukul.

4. Serdam

Serdam Lampung adalah alat musik tradisinonal yang dimainkan dengan cara ditiup dan bentuknya menyerupai alat musik Suling pada daerah daerah lain. Suara yang dihasilkan dari Serdam bernada dasar G  sebagai Do-nya dan terdiri dari 5 buah lubang yang nantinya akan menghasilkan nada Do – Sol.

Alat musik tradisional Lampung Serdam
Gambar alat musik tradisional Serdam

Baca juga: alat musik perkusi

Serdam sudah pernah saya bahas didalam artikel yang berjudul alat musik tradisional Jambi. Alat musik ini menghasilkan nada yang sendu dan mengajak pemain seakan ikut merasa sedih didalam lagu yang dimainkan. Serdam juga biasanya dimainkan sebagai alat musik tradisional pengiring solis.

Lampung memang memiliki beragam jenis musik, mulai dari yang tradisional hingga musik modern (musik yang menggunakan alat musik modern). Salah satu jenis musik Lampung yang bertahan hingga sekarang adalah Klasik Lampung dimana musiknya diiringi dengan alat musik gambus dan gitar akustik.

Begitulah sedikit informasi yang dapat saya bagikan kepada teman-teman pembaca mengenai alat musik tradisional provinsi Lampung yang keberadaannya harus terus kita lestarikan.