Alat Musik Tradisional Palembang

Alat musik tradisional Palembang dikenal juga sebagai alat musik tradisional Sumatera Selatan, hal ini dikarenakan Palembang adalah ibu kota dari Provinsi tersebut. Palembang juga memiliki sejarah tua pada awal masuknya budaya ke daerah ini.

Palembang adalah salah satu kota multi-budaya dikarenakan masuknya para pendatang wilayah lain. Penduduknya sempat mengadopsi budaya Melayu pesisir dan kemudian Jawa, sampai saat ini kita masih bisa melihat peninggalan budayanya misalnya kata “gedang” yang juga adopsi dari bahasa Jawa.

alat musik tradisional palembang
Kumpulan alat musik tradisional Palembang

Mengenal Kota Palembang

Palembang merupakan kota terbesar di Pulau Sumatera setelah Medan. Selain alat musik, ada juga berbagai kesenian lokal yang tak kalah menariknya, seperti:

  • Kesenian Dul Muluk
  • Tari-tarian daerah seperti Gending Sriwijaya
  • Syarofal Anam (kesenian Islami)
  • Lagu Daerah seperti Melati Karangan & Dek Sangke.
  • Rumah Adat Palembang (Rumah Limas & Rumah Rakit)

Selain itu, Kota Palembang juga merupakan salah satu kota yang tiap tahunya mengadakan festival. Di Palembang, ada Festival Sriwijaya yang diselenggarakan tiap Juni dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Palembang, lalu ada Festival Bidar dan Perahu Hias, dll.

Alat musik tradisional Palembang

Palembang memang kota yang menyimpan beragam kekayaan budaya dan tradisi. Hal yang menarik dan akan dibahas saat ini adalah dari sisi alat musiknya, beberapa alat musik tradisional Palembang yang bisa kita ketahui, seperti:

  • Burdah / Gendang Oku
  • Gambus
  • Genggong
  • Kenong Basemah
  • Tenun
  • Terbangan

Nah, pertanyaan kalian sudah terjawab. Tapi keterangan dan gambarnya baru akan dimulai, jika teman-teman tertarik bisa terus membaca artikel penjelasan lengkap alat musik Palembang di bawah ini.

Berikut daftar nama alat musik tradisional Palembang, beserta gambar dan penjelasannya :

1. Burdah

Burdah adalah alat musik tradisional Palembang yang dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan tangan. Burdah dikenal mirip dengan Rebana dan Marawis. Tak hanya bentuknya, Burdah juga memiliki grup musiknya sendiri.

Jika dilihat secara lebih jelas Burdah terbuat dari bahan kayu dan membrannya terbuat dari kulit binatang, bukan dari plastik hologram. Kayu yang digunakan biasanya adalah kayu pohon nangka.

alat musik tradisional palembang burdah pukul
Gambar alat musik Burdah

Burdah memiliki ukuran lebih besar dari rebana, alat musik tradisional yang dipukul ini juga sering dimainkan pada saat acara-acara adat sebagai pengisi peran alat musik ritmis. Selain itu, acara pernikahan, acara keagamaan, pencak silat biasanya juga menggunakan alat musik Burdah

Burdah memiliki nama lain, yaitu Gendang Oku. Hal ini disebabkan karena dulunya, Burdah pertama kali ditemukan dalam kebudayaan masyarakat Ogan Komering Ulu, yang disingkat menjadi OKU.

alat musik tradisional palembang burdah
Gambar alat musik tradisional Burdah

Dalam permainannya, Burdah atau Gendang Oku dapat dimainkan secara berkelompok ataupun tunggal. Baca juga: alat musik tradisional yang dipukul

Sama seperti Rebana dan Marawis namun dengan ukuran yang lebih besar, Burdah juga memiliki instrumennya dalam bentuk Qashidah Burdah yang selalu memiliki pendengar baik di Negeri Arab ataupun bukan.

Musik Qashidah Burdah (Al-Burdah) digemari orang bukan hanya karena kata-kata indahnya saja, doa-doa yang memberi manfaat pada jiwa juga mengobati hati yang gelisah. Tak heran jika banyak orang yang menyukai syair yang dibawakan.

2. Gambus

Gambus juga masih termasuk alat musik tradisional asal Palembang. Meskipun Gambus adalah alat musik khas Timur Tengah, tak menutup kemungkinan adanya instrumen ini dari Palembang, karena dulu Islam masuk ke Indonesia dan tersebar luas.

alat musik tradisional palembang gambus palembang
Gambar alat musik tradisional Gambus

Gambus merupakan alat musik tradisional yang dipetik seperti Mandolin. Gambus setidaknya memiliki 3 buah senar dan paling banyak 12 senar yang dimainkan sambil diiringi atau saling mengiringi alat musik tradisional lainnya.

Di Indonesia sendiri mungkin teman-teman bisa melihat siaran ulang di televisi atau mencoba mencari di Internet tentang permainan Gambus Palembang. Alat musik tradisional petik ini biasanya digunakan untuk mengiringi lagu bernuansa keagamaan.

Baca juga: alat musik tradisional yang dipetik

Salah satu musikal Gambus terkenal dari Palembang yang sedikit saya tahu adalah Orkes Gambus Al Muhibbien dan Assyababgroup Gambus Palembang yang teman-teman mungkin sudah lebih dulu mengenal grup tersebut.

alat musik tradisional palembang gambus
Gambar alat musik Gambus

Di Palembang, genre musik ini bukanlah hal baru dan sudah ada sejak lama seiring dengan pertumbuhan etnis Arab di Kota Palembang. Namun, perbedaan semakin meningkatkan kualitas keakraban terhadap sesama masyarakat Kota Palembang.

Baca juga: cara memainkan gambus

Gambus Palembang merupakan perpaduan antara musik Gambus Klasik, Melayu, dan Modern. Alat musik ini juga kerap digunakan dalam berbagai acara seperti hajatan, kelahiran, khitanan hingga pernikahan masyarakat Kota Palembang.

3. Genggong

Genggong adalah salah satu alat musik tradisional Palembang yang tidak banyak orang ketahui, Genggong adalah alat musik tradisional yang ditiup dan menghasilkan bunyi keras melengking seperti harmonika

Alat musik Genggong terbuat dari bambu, logam atau bahkan kayu dan bentuknya kecil bahkan bisa kita pegang menggunakan satu tangan. Dulunya alat musik Genggong ini dimainkan oleh para petani saat beristirahat setelah beraktifitas.

alat musik tradisional palembang genggong basemah
Gambar alat musik tradisional Genggong

Penggunaannya memang tidak sebanyak Gambus namun mengingat ini adalah alat musik yang dimainkan dengan mulut kita, ada baiknya membawa lap atau tisu untuk membersihkannya setelah kita mainkan.

Baca juga: cara memainkan harmonika

Genggong ini dapat dimainkan dengan cara mengolah posisi rongga mulut yang juga berfungsi sebagai resonator.

4. Kenong Basemah

Kenong Basemah merupakan alat musik tradisional Palembang yang juga merupakan gamelan khas suku Basemah di kota Pagar Alam, Sumatera Selatan.

alat musik tradisional palembang kenong basemah
Gambar alat musik tradisional Kenong Basemah

Seperti namanya, Kenong Basemah merupakan Kenong yang terbuat dari logam tembaga dan dimainkan bersama gamelan namun ukurannya lebih kecil dibanding ukuran Kenong dari Jawa.

Baca juga: cara memainkan kenong

Kenong Basemah menghasilkan suara yang berdengung dan mengiang di telinga ketika dipukul. Alat pukul yang digunakan berupa kayu yang dililitkan dengan kain pada bagian ujungnya.

5. Tenun

Tenung juga merupakan alat musik tradisional Palembang yang terbuat dari kayu dan berbentuk persegi panjang. Bagian tengahnya terdapat seperti ornamen yang bila dipukul menghasilkan suara.

alat musik tradisional palembang tenun
Gambar alat musik tradisional Tenun

Alat musik tenun jarang digunakan kecuali pada saa acara-acara hiburan. Seperti namanya tenun dulunya adalah sebuah alat yang dimainkan oleh para penenun kain (kaum wanita) yang jenuh, lalu mereka menghibur diri dengan menggunakan tenunnya.

Baca juga: cara memainkan lesung

Tenun menghasilkan suara yang bukan melodi sehingga meskipun tenun merupakan alat musik tradisional yang dipukul tetap ada yang kurang dari sisi melodinya.

6. Terbangan

Terbangan merupakan alat musik tradisional dari Palembang yang bentuk dan cara memainkannya mirip dengan Rebana. Terbangan dimainkan dengan cara dipukul pada bagian membrannya.

Suara yang dihasilkan dari alat musik tradisional yang dipukul ini keras, jernih dan gemerincing. Suara gemerincing ini dihasilkan dari simbal kecil yang ada di sekeliling bingkai Terbangan.

alat musik tradisional palembang terbangan
Gambar alat musik tradisional Terbangan

Alat musik terbangan biasanya digunakan untuk acara/pesta adat Palembang seperti mengiringi pengantin (mengarak pengantin) dan membawakan syair bernuansa Islami (keagamaan).

Kebudayaan yang ada dan berkembang di Palembang telah ada sejak zaman kerajaan dan terus berkembang hingga masa Islam dan pedagang masuk ke wilayah-wilayah di Indonesia.

Baca juga: cara memainkan rebana

Kota Palembang juga tak lepas dari adanya kebudayaan ini sehingga Palembang menjadi salah satu kota multi-budaya. Meskipun sempat kehilangan identitasnya sebagai pelabuhan besar, Palembang tetap menjadi kota yang tetap kita banggakan.

Di sisi lain, Palembang juga menjadi salah satu daerah dengan hasil kain Songket terbaik bahkan peminatnya tak hanya datang dari Indonesia. Kain Palembang ini juga ternyata merupakan salah satu peninggalan besar kerajaan Sriwijaya.

Demikian artikel alat musik tradisional Palembang yang beberapa namanya saya sempat ulas sebelumnya dalam artikel alat musik tradisional Sumatera Selatan. Semoga dapat menambah wawasan kita bersama, sekian dan terima kasih.