3 Alat Musik Tradisional Palembang [Lengkap]

Alat musik tradisional Palembang – Palembang adalah sebuah ibukota dari Provinsi Sumatera Selatan. Palembang juga merupakan kota terbesar di Sumatera seletah Medan[src].

Pada zaman dahulu Palembang pernahm menjadi ibu kota kerajaan Buddha terbesar di Asia Tenggara yakni Kerajaan Sriwijaya, yang telah mendominasi Nusantara dan Semenanjung Malaya pada abad ke-9 dan membuat Palembang terkenal dengan julukan “Bumi Sriwijaya”.

alat musik tradisional palembang
Gambar alat musik tradisional palembang

Seperti itulah alasan saya tertarik untuk membahas tentang alat musik tradisional Palembang. Selain karena kesenian lokal yang memang menarik, latar belakang dari Palembang itu sendiri-pun juga meningkatkan rasa keingintahuan saya tentang budaya Palembang

Alat Musik Tradisional Palembang

Berikut ini yakni sebagian nama alat musik tradisional Palembang yang memang masih ditemukan di tempat-tempat lokal SumSel, di Indonesia sendiri ada sebagian alat musik yang telah bercampur dengan kultur luar seperti alat musik tradisional Sumatera Selatan accordion yang juga termasuk berasal dari kultur luar.

1. Burdah / Gendang Oku

alat musik gendang oku
Gambar alat musik gendang oku

Burdah atau Oku mempunyai wujud yang menyerupai gendang tetapu dengan ukuran yang cukup besar jika diperbandingkan gendang umum. Alat musik tradisional dari Palembang ini terbuat dari kulit binatang dan kayu nangka sebagai tubuhnya jadi seandainya dibayangkan memang wujud dan ukurannya lebih besar dibanding gendang umum.

Asal mula kata Oku diyakini berasal dari sebutan untuk alat musik masyarakat Ogan Komering Ulu yang disingkat menjadi “OKU” karenanya dari itu alat musik ini juga disebut alat musik Oku oleh masyarakat.

Memainkan Alat Musik Burdah / Oku

Burdah Oku tak jarang dimainkan dalam acara-acara adat lokal sebagai alat musik ritmis (nada yang diciptakan untuk pengiring musik utama dan mengendalikan tempo). Khususnya jika tempat yang mengadakan acara pernikahan tersebut memakai adat daerah, jika demikian harusnya Oku digunakan sebagai pelengkap acaranya, Oku juga dapat digunakan untuk mengiringi pergerakan pencat silat.

2. Tenun

alat musik tenun
Gambar alat musik tenun

Tenun ialah alat musik tradisional dari palembang yang terbuat dari kayu dan formatnya berbentuk persegi panjang, komponen tengah dari Tenun berbentuk seperti ornamen segitiga yang apabila dipukul nantinya akan mengeluarkan suara tertentu, bukan melodi. Alat musik tenun lazim bisa kita saksikan pada acara-acara hiburan.

Alat musik ini pertama dinamakan Tenun sebab dulunya dimainkan pada dikala masyarakat yang sedang bekerja menenun kain (para wanita). Alat musik ini juga dimainkan karena mereka bosan dan ingin menghibur diri mereka ditengah-tengah aktivitas profesi menenun kain.

Sistem memainkan Tenun adalah dengan cara dipukul dengan memakai kayu pada komponen tertentu yang menghasilkan nada

3. Genggong

alat musik genggong basemah
Gambar alat musik genggong basemah

Genggong diyakini adalah alat musik tradisional dari kota Pagar Alam, alat musik Genggong unik karena bunyi yang dihasilkan seperti harmonika meski formatnya nampak meragukan. Genggong terbuat dari bambu, kayu atau logam tergantung dari pembuatnya.

Dulu alat musik Genggong dimainkan para petani yang sedang beristirahat dikala aktifitasnya disawah, supaya tak jenuh masyarakat membawa Genggong sebagai penghibur diri. Genggong juga terkadang dimainkan oleh penduduk di Besemah untuk meghibur diri dari sepi dan jenuh.

Memainkan Genggong

Untuk memainkan alat musik tradisional khas palembang yang satu ini, pemain menggunakan mulutnya untuk merubah nada yang ada di genggong menjadi sebuah irama. Cantik atau tidaknya bunyi yang dihasilkan adalah murni keahlian dari pemainnya, disitulah letak keseruan bermain alat musik Genggong.

Tetapi anda sepatutnya ingat, sebab alat musik tradisional ini dimainkan dengan mulut kita, jangan lupa untuk membawa lap atau tisu sebab ditakutkan akan ada air liur yang keluar dikala memainkan, mungkin untuk yang telah terbiasa memainkannya tak perlu.


Sejarah lama Palembang dari mulai dari zaman kerajaan dan para pedagang yang silih berganti, membuat kota Palembang menjadi kota yang multi-budaya. Ada budaya Melayu pesisir, Jawa dan lain sebagainya. Meskipun telah kehilangan namanya sebagai pelabuhan besar, Palembang tetap menjadi kota yang kaya akan kesenian.

Selain itu, Palembang juga kita patut berbangga karena salah satu jenis tekstil terbaik di dunia yakni kain Songket ada di Palembang. Kain Palembang yang merupakan salah satu dari peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Sekian artikel dari saya tentang alat musik tradisional Palembang, semoga bermanfaat untuk teman-teman pembaca dan marilah kita bersama menjaga kelestarian kesenian dan kebudayaan Indonesia.

Yang kamu cari :