Alat Musik Tradisional Sulawesi Barat

Alat musik tradisional Sulawesi Barat – Sulawesi Barat merupakan daerah yang terkenal akan objek wisatanya yang mampu menggaet wisatawan, mau dari lokal maupun Internasional. Selain sebagai daerah penghasil kakao yang tinggi, daerah ini juga memiliki banyak sumber daya mineral seperti emas, batubara dan minyak bumi. Ditambah sekarang masyarakat juga menanam cengkeh yang meningkatkan pemasukan negara[src].

Pada masa penjajahan dulu, wilayah Sulawesi Barat terbagi menjadi 7 wilayah pemerintahan yang disebut sebagai Afdeling Mandar. Kedatangan para penjajah tidak menghilangkan jati diri masyarakat daerah tersebut dan hingga sekarang, tradisi dan kesenian yang turun menurun masih dikenal, meskipun ada beberapa alat musik tradisional yang mungkin tidak terdengar lagi namanya dikarenakan punah.

alat musik tradisional sulawesi barat
alat musik tradisional sulawesi barat

Alat musik tradisional dari Sulawesi Barat merupakan salah satu dari kesenian yang mampu memikan para pendatang luar. Oleh karena itu marilah kita ketahui sekilas mengenai kearifan lokal SulBar dengan mengenal lebih dekat apa sajakah nama alat musik tradisional Sulawesi Barat.

Alat Musik Tradisional Sulawesi Barat

Beberapa dari anda mungkin sudah mendengar atau bahkan memahami dan memiliki salah satu alat musik tradisional provinsi Sulawesi Barat dan maksud saya disini hanyalah sekedar mengingatkan. Semoga maksud dan tujuan saya untuk menginformasikan kepada anda tersampaikan.

1. Kecapi Mandar

alat musik kecapi mandar
Gambar alat musik kecapi mandar

Kecapi Mandar atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Kecaping Tobaine jika dimainkan oleh perempuan adalah alat musik khas Sulawesi Barat yang khusus bisa anda temui di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi. Kecapi Mandar sudah sangat jarang kita jumpai dan memang hanya beberapa orang saja yang bisa. Pengetahuan mengenai cara memainkan kecapi mandar-pun biasanya hanya turun menurun saja.

Pemain yang mengetahui cara memainkan alat musik kecapi mandar juga biasanya bisa dimintai tolong untuk mengisi beberapa acara atau mengiringi sebuah lagu, tentunya dengan adanya sedikit biaya karena memainkan alat musik tradisional tidaklah mudah dan butuh tenaga. Dulunya penggunaan alat musik tradisional ini hanyalah sebagai penghibur diri saja, lalu berkembang hingga akhirnya beberapa orang memanfaatkan keindahan suaranya untuk mengisi kekosongan acara agar ramai dan seru.

Bentuk dari kecapi biasa dengan kecapi yang dimainkan perempuan sedikit berbeda, bentuk kecapi yang dimainkan perempuan lebih lengkung. Untuk memainkannya, pemain duduk dengan kaki sebelah kiri diangkat lalu mendekatkan kecapi ke dada. Sangat disayangkan keunikan dari alat musik ini harus lenyap tertelan oleh waktu dikarenakan kurangnya minat para pemuda untuk mempelajari atau setidaknya melestarikan alat musik tradisional tersebut.

2. Pakkeke

alat musik pakkeke
Gambar alat musik pakkeke

Selanjutnya adalah Pakkeke. Pakkeke adalah salah satu alat musik tradisional provinsi Sulawesi Barat yang dimainkan dengan cara ditiup. Alat musik ini lebih dikenal dengan sebutan keke dari Mandar yang terkenal karena keunikannya yang tak hanya dari bentuknya saja namun juga dari bunyi yang dihasilkanpun berbeda dengan alat musik lainnya.

Alat musik Pakkeke terbuat dari bambu yang ukurannya kecil dan pada bagian ujungnya terdapat daun kelapa yang dikeringkan lalu dililit, fungsinya sebagai pembawa efek bunyi yang dihasilkan. Biasanya Pakkeke dimainkan oleh para petani yang menunggu ladang atau sawah mereka dan menepis rasa sepi serta bosan itu dengan suara dari Pakkeke.

Seiring perkembangan zaman, akhirnya Pakkeke bisa ikut ambil bagian dalam permainan seni pertunjukkan yang dikolaborasikan dengan alat musik tradisional lainnya.

3. Calong

alat musik calong
Gambar alat musik calong

Dalam keseharian masyarakat tentu akan ada beberapa orang yang ingin membuat sebuah invoasi baru, seperti itulah sedikit penggambaran alat musik tradisional Calong yang tumbuh dan berkembang di sela-sela aktifitas masyarakat Polewali Mandar. Calong merupakan jenis alat musik tradisional yang tergolong kedalam alat musik perkusi.

Alat musik tradisional Calong terbuat dari bahan dasar buah kelapa dan bambu yang tentunya dipilih yang terbaik. Calong biasanya dimainkan secara solo, namun seperti yang tadi saya sampaikan seiring perkembangnya zaman masyarakat mulai memanfaatkan permainan alat musik tersebut secara massal.

Jika anda tertarik melihat bagaimana alat tersebut dimainkan bersamaan mungkin anda harus menggali informasi tentang “Pembukaan Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Barat Pertama” pada tahun 2007.

4. Gongga Lima / Gongga Lawe

alat musik gongga lima
Gambar alat musik gongga lima

Gongga lima berasal dari 2 kata yang berbeda yakni Gongga dan Lima. Gongga diartikan sebagai “alat itu sendiri” sedangkan 5 dalam bahasa daerah sana berarti tangan, jika diperjelas berdasarkan artinya berarti memang hubungan antara tangan dan alat musik tradisional tersebut memang saling berkesinambungan.

Gongga Lima termasuk dalam klasifikasi alat musik idiophone. Jenis Gongga Lima yang terdapat pada wilayah balanipa mirip dengan alat musik dari Gowa, Sulawesi Selatan yang bernama Parappasa. Hingga sekarang jika kita jumpai di daerah pedesaan, masyarakat yang pekerjaan utamanya sebagai petani biasanya memainkan alat ini. Dan dulunya juga alat musik ini bisa digunakan sebagai ajang kontest perlombaan, tapi itu bertujuan untuk hiburan semata.

5. Talindo / Tolindo

alat musik talindo
Gambar alat musik talindo

Talindo adalah sebuah alat musik yang berbahan dasar kayu, tempurung kelapa dan juga tentunya senar. Alat musik tradisional Sulawesi Barat Talindo ini dimainkan dengan cara dipetik, dan tempurung kelapa akan menjadi resonatornya. Alat musik Talindo cukup akrab keseharian masyarakat terutama saat panen tiba. Di daerah lain seperti di Sulawesi Tengah, Talindo memiliki sebutan lain yakni Popondi. Untuk lebih lengkapnya anda bisa membaca artikel tentang alat musik tradisional Sulawesi Tengah.


Saya pribadi mengingatkan bahwa kitalah generasi-generasi penerus yang seharusnya menghargai dan terus berupaya agar kesenian yang ada di Indonesia tidak punah, sangat menyedihkan jika kelak anak cucu kita hanya bisa mengetahui alat musik tradisional dari buku dan gambar saja tanpa pernah tau seperti apa wujud aslinya meskipun itu hanya alat musik tradisional Sulawesi Barat gendang semata.

Baiklah, sepertinya itu saja dari saya selaku admin dari alatmusikindonesia.com, semoga dengan adanya artikel ini bisa dijadikan acuan referensi untuk tugas dan menambah wawasan kita sebagai masyarakat yang mencoba untuk melestarikan kebudayaannya sendiri.