Cara Memainkan Alat Musik Gong

Bagaimana sih cara memainkan alat musik Gong? gong merupakan alat musik yang biasanya terbuat dari logam-logam seperti tembaga dan kuningan. Umumnya, Gong dimainkan dengan cara dipukul menggunakan pemukul yang dilapisi kain/pelapis lainnya.

Bisa dikatakan bahwa Gong merupakan alat musik idiofon, karena suara yang dihasilkan berasal dari getaran dari keseluruhan alat musik itu sendiri. Suara yang kita dengar juga biasanya berkepanjangan dan suaranya stabil.

Alat musik gong ini dapat digantung pada bingkai atau bisa juga diletakan berjajar pada rak, atau bisa ditempatkan pada permukaan yang cukup lunak seperti karpet atau tikar. Ada pula jenis gong genggam yang dimainkan sambil berjalan ataupun menari.

Baca juga: cara memainkan arumba

Gong yang memiliki suara rendah, cara memainkan alat musik gong ditabuh dengan menggunakan pemukul kayu yang ujungnya dibalut dengan menggunakan karet ataupun benang.

Alat Musik Gong

Tapi apakah sebenarnya gong merupakan sebuah alat musik? ataukah hanya berupa pelengkap sebuah instrumen saja?. Ternyata, sebelum menjadi alat musik tradisional Indonesia, gong merupakan alat barter dari negara lain.

cara memainkan alat musik gong
Gambar alat musik tradisional Gong

Ditambah lagi dengan bukti gendang perunggu yang ada di kepulauan Indonesia. Pembuatan gendang perunggu di Indonesia ini pernah digunakan sebagai perangkat upacara atau mahar, dan akhirnya juga digunakan sebagai alat musik perkusi.

Cara memainkan alat musik Gong

Gong dimainkan dengan cara dipukul menggunakan pemukul yang umumnya terbuat dari kayu yang dilapisi dengan kain tebal. Tujuannya, selain menjaga fisik gong, getaran yang dihasilkan dari pukulan kayu tanpa kain berbeda dengan yang dilapisi kain.

Alat musik Gong, biasanya berbentuk bulat tabung dan salah satu sisinya berlubang. Permukaan bundar ini nantinya dipukul untuk test suara yang dihasilkan, apa bila suaranya belum sesuai, pembuatnya bisa mengerok lapisan sehingga menjadi lebih tipis.

Sejarah Gong

Pada era tahun 1930, ada bukit peninggalan asal usul sebuah alat musik gong yang ditemukan di daerah pinggiran sungai pada Desa Ma yang terletak di provinsi Thanh Hoa, Vietnam utara.

Baca juga: alat musik tradisional yang dipukul

Bukti yang ditemukan tersebut berbentuk sebuah gendang yang terbuat dari perunggu dan tutupnya berasal dari logam, yang diperkirakan berusia 100-500 SM.

Perkembangan alat musik Gong

Penemuan alat musik gong dalam bentuk lain di Yunnan (Tiongkok) pada tahun 200 SM. Orang Tiongkok sudah menggunakan sebagian gendang dengan berbahan perunggu.

  1. Pada kurun waktu kurang lebih 500 Masehi, gendang perunggu mulai masuk di negara Indonesia sebagai salah satu alat untuk tukar menukar (barter) oleh negara lain. Hal ini dapat didorong (dukungan) dengan terdapat gendang perunggu di kepulauan Indonesia seperti di daerah Sumatra , Sumbawa, bali, Jawa , dan sebagiannya
  2. Pembuatan gendang yang menggunakan perunggu di negara Indonesia terjadi pada tahun 20 dan 19 masehi untuk dipakai untuk Perangkat upacara dab bisa juga digunakan untuk upacara.
  3. Pakar arkeologi yang bernama Petter Bellwood, mengatakan bahwa terdapat bukti pembuatan logam oleh bangsa Indonesia sebelum abad 200 M di daerah bali, dan sebelum 500 M pembuatan logam yang dibuat di daerah Jawa , Madura , Riau , Kepulauan Talaud dan Flores.
  4. Meskipun adanya teori yang mengatakan gong berasal dari gendang yang terbuat dari bahan perunggu, tidak menutup kemungkinan gong perunggu yang diadaptasikan dari gong yang berbentuk datar.

Di negara Indonesia gong dikembangkan dengan penambahan pencu. Atau bisa saja gong yang masuk ke negara Indonesia ada dua macam, yaitu gendang yang terbuat dari perunggu dan gong yang berbentuk datar.

Pada abad ke 12 para ahli yakin bahwa halnya gong yang berukuran kecil dan berpencar sudah menjadi alat musik dan beberapa juga beranggapan bahwa Gong menjadi salah satu alat musik tradisional Jawa Tengah.