Cara Memainkan Alat Musik Kecapi

Cara memainkan alat musik kecapi adalah dengan cara dipetik pada bagian senar atau dawainya. Suara/ Nada yang kita dengar dari alat musik kecapi berasal dari petikan pemainnya. Semakin ahli seorang pemain kecapi, semakin indah pula nada yang kita dengar.

Jika dilihat dari segi fungsinya dalam mengiringi sebuah lagu, kecapi terbagi menjadi 2 macam yaitu kecapi indung atau induk dan kecapi rincik atau anakan. Meskipun keduanya sama-sama digunakan untuk mengiringi lagu, masing-masing peran mereka berbeda satu sama lain.

Alat Musik Kecapi

Kecapi adalah salah satu alat musik tradisional Jawa Barat kemudian berkembang hingga akhirnya sebagian masyarakat juga mengenal Kecapi sebagai alat musik tradisional Sunda. Jika biasanya kita mendengar tangga nada do re mi, lain cerita dengan kecapi yang menghasilkan nada MI DA NA. – sumber.

Jika teman-teman mengenal Guzheng atau kecapi Cina, tentunya tidak terlalu sulit untuk mempelajari cara memainkan alat musik kecapi ini. Ketika teman-teman mempelajari cara memainkan kecapi, tentu nantinya juga harus mengetahui jenis nada yang dihasilkan.

cara memainkan alat musik Kecapi
Gambar alat musik tradisional Kecapi

Dalam penggunaannya sehari-hari, alat musik kecapi biasa dimainkan sebagai alat musik utama dalam pementasan Tembang Sunda atau yang dikenal dengan Mamaos Cianjur. Beberapa event seperti kegiatan pawai yang menampilkan kesenian daerah juga turut menghadirkan alat musik ini

Cara Memainkan Alat Musik Kecapi

Kecapi dimainkan dengan cara dipetik pada bagian dawai atau senar yang terbentang di atas papan kayu (tubuh kecapi). Berbeda dengan biola yang digesek, kecapi dimainkan menggunakan jari-jari dan senarnya sedikit lebih tajam di kulit.

Baca juga: cara memainkan alat musik Siter

Sangat disarankan untuk menggunakan kain yang melingkar di ujung jari, bisa menggunakan pick kuku (seperti pick gitar tapi dipasang-kan di jari), plester, selotip kecil atau perban untuk menghindari cidera kecil bagi teman-teman yang tidak terbiasa.

Teknik yang digunakan dalam memetik juga sangat berpengaruh dengan suara / nada yang dihasilkan kecapi. Semakin mahir cara memainkan alat musik kecapi seorang pemain, semakin baik pula melodi yang dihasilkan dari petikannya.

Baca juga: cara memainkan alat musik saron

Alat musik tradisional yang dipetik ini memerlukan teknik yang baik agar dapat menghasilkan suatu bunyi yang nyaman di telinga. Cara tersebut menggunakan banyaknya jari pada tangan kita untuk menggunakannya.

Teknik Memainkan Alat Musik Kecapi

Dalam hal teknik dan cara memainkan alat musik kecapi, banyaknya jari tangan yang digunakan-lah yang paling diperhatikan untuk menghasilkan suara yang optimal.

Adapun beberapa teknik yang bisa teman-teman pelajari, yaitu:

1. Sinteruk-Toel

Sebuah teknik yang digunakan pemain kecapi untuk memetik dawai dengan menggunakan 2 jari sekaligus (telunjuk kanan dan kiri). Biasanya, teknik ini digunakan untuk menghasilkan nada campuran yang dibutuhkan untuk mengiringi sebuah lagu.

  • Telunjuk kanan melipat ke dalam kemudian ujung kuku menyentuh bagian dalam senar dan menjentikkan senar tersebut
  • Telunjuk kiri melengkung ke bawah kemudian ujung kuku menyentuh senar seraya me-noelnya.

Teknik ini dilakukan untuk menghasilkan kompleks yang diinginkan, gerakan tersebut nantinya bisa dilanjutkan dengan nada biasa atau melakukan hal yang sama dan saling bersahut-sahutan.

2. Dijambret

Masing-masing jari memiliki peran dan fungsi yang sama, yaitu penyajian melodi. Teknik kedua ini digunakan tergantung dari kebutuhan pemainnya dalam menyajikan melodi kepada pendengar.

Teknik kecapi ini mengutamakan penggunaan jari bagian kanan yang nantinya mampu menghasilkan 3 buah nada bersamaan dalam sekali petik, adapun jari yang nantinya digunakan adalah ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah

Dari masing-masing teknik yang digunakan, tentunya seorang pemain harus bisa memahami dan memilih nada seperti apa yang digunakan. Ada juga pemain yang memanfaatkan jari tangan kanan untuk penyaji nada dan kiri untuk bassnya, ada juga yang mengurangi getaran dari dawai petikan-nya.

Jenis Kecapi

Dalam permainannya, alat musik kecapi memiliki 5 tangga nada utama yaitu DA, MI, NA, TI, LA. Teknik dan variasi cara memainkan alat musik kecapi biasanya dipadukan dengan alat musik Sunda lainnya seperti Suling Sunda.

Seperti yang sudah disindir sebelumnya, terdapat 2 jenis Kecapi yaitu:

  • Kecapi Indung, yang memimpin jalannya penampilan musik, menentukan Intro, bridges, tempo permainan dan lainnya.
  • Kecapi Rincik, yang berperan sebagai pengisi sekaligus pengiring musik dengan mengisi kekosongan nada yang ada pada frekuensi tinggi.

Beda jenis tentunya beda juga teknik yang digunakan pemain. Untuk awalannya  teman-teman bisa mencoba untuk mencari tahu nada yang dihasilkan tiap-tiap senar yang dipetik sebelum mencoba menggunakan teknik yang lebih tinggi lagi.

Pembuatan Kecapi

Sebelum dapat dimainkan secara sempurna, sebuah kecapi telah melalui proses pembuatan yang tidak mudah. Membuat alat musik kecapi diawali dengan menentukan bahan bakunya, kayu yang digunakan biasanya adalah kayu kenanga yang telah direndam terlebih dahulu.

Baca juga: alat musik Gong

Proses perendaman sendiri memakan waktu lama sekitar 2 – 3 bulan atau bahkan lebih. Pemilihan senar yang paling optimal adalah senar kawat suasa, bahannya terbuat dari logam, campuran emas, tembaga layaknya kecapi pada zaman dulu.

Tiap penampilan, kecapi mampu untuk tampil untuk mengiringi pementasan seni musik dengan baik. Dikarenakan suaranya yang tinggi, alat musik ini juga sangat mudah dikenali meskipun keadaan permainan telah ramai.

Disinilah akhir dari artikel saya, semoga teman-teman pembaca menjadi lebih tertarik untuk mempelajari cara memainkan alat musik kecapi lebih dalam dan menambah wawasan kita bersama, sekian dan terima kasih.