Cara Memainkan Alat Musik Lesung

Cara memainkan alat musik Lesung adalah dengan cara menumbuknya dengan menggunakan alat pukul ke bagian dalam dari Lesung. Selain digunakan sebagai alat musik tradisional, lesung juga digunakan sebagai alat penumbuk padi / gabah agar menjadi beras.

Sebenarnya, bagian mana bagian yang disebut lesung? lesung adalah bongkahan kayu yang dibentuk sedemikian rupa yang nantinya menjadi tempat untuk ditumbuk. Sebenarnya fungsi dari Lesung adalah untuk memisahkan kulit gabah secara tradisional.

Lesung yang sudah jadi nantinya akan dimasukkan gabah, kemudian kita menggunakan alat yang disebut Alu (tongkat yang terbuat dari kayu tebal dan besar) terus berulang-ulang hingga beras terpisah dari sekam.

Alat musik Lesung

Lesung adalah alat tradisional untuk mengolah gabah menjadi beras, alat ini terbuat dari kayu dan kemudian dipahat / dibentuk hingga berbentuk seperti perahu berukuran kecil dengan panjang yang sudah dihitung sekitar 2 meter dan lebarnya setengah meter.

cara memainkan alat musik Lesung
Gambar alat musik Lesung

Kedalaman dari alat Lesung untuk ditumbuk tergantung dari keinginan pembuatnya, ada yang membuatnya dalam hingga 40 bahkan 45 cm ada juga yang hanya sedalam 30 cm. Wadah cekungan yang terbuat dari kayu inilah yang disebut Lesung.

Baca juga: cara memainkan gong

Lesung bisa dijumpai di daerah pinggiran kota, terutama di daerah Sirnarasa (sebuah desa di Jawa Barat). Untuk mempelajari cara memainkan alat musik lesung, teman-teman harus mengenal betul fungsi dari alat musik tersebut dan suara yang dihasilkan tiap tumbukannya.

Cara memainkan alat musik Lesung

Selain digunakan dengan tujuan mengolah gabah, lesung juga dimanfaatkan sebagai alat musik untuk mengisi waktu. Lesung dimainkan dengan cara dipukul/ditumbuk dengan menggunakan Alu pada bagian cekungan yang diisi dengan gabah/padi.

Lesung adalah salah satu alat musik tradisional Banten yang mungkin ditemukan di daerah lain, namun dengan nama yang berbeda. Penggunaan Lesung sendiri sudah berkurang dikarenakan adanya alat musik modern untuk mengolah padi, sehingga Lesung semakin tersingkir.

Sejarah dan Penggunaan Lesung

Dalam keseharian-nya, lesung digunakan untuk mengolah beras dan fungsi lainnya adalah sebagai alat musik yang umumnya digunakan oleh kaum wanita. Mengapa wanita? hal ini dikarenakan dulunya wanita-lah yang biasanya melakukan kegiatan mengolah gabah tersebut sementara pria bekerja di sawah.

Dikarenakan pekerjaan lesung yang terkadang membosankan, mereka berinisiatif untuk memanfaatkan lesung tersebut untuk dijadikan alat musik. Pola tumbukan yang monoton berubah menjadi sahut-sahutan dan menghasilkan bunyi yang berbeda-beda.

Baca juga: cara memainkan rebana

Selain untuk menghasilkan suara yang unik, dengan menggunakan pola yang bergantian juga mencegah terjadinya benturan antar Alu penumbuk karena sebuah lesung bisa digunakan 4 hingga 6 orang sekaligus.

Dulunya proses mengolah dengan lesung dilakukan waktu subuh (sebelum matahari terbit). Setelah selesai ditumbuk, proses yang dilalui kemudian adalah ditampeni (disaring) dengan menggunakan alat yang terbuat dari bambu untuk memisahkan beras dan dedak.

Untuk menggunakan lesung, penggunanya harus memiliki stamina yang banyak dikarenakan teknik dan cara memainkan alat musik lesung membutuhkan tenaga ekstra.