Cara Memainkan Alat Musik Organ

Bagaimana cara memainkan alat musik Organ? organ merupakan alat musik yang bentuknya mirip piano, tetapi dimanakah letak perbedaannya? Organ merupakan alat musik yang menghasilkan suara unik.

Di era modern seperti saat ini, pembuatan organ lebih banyak diproduksi dengan media elektronik atau robot dulunya, organ didapat dari pipa yang diolah. Sejak tahun 1930-an alat musik organ tanpa pipa ini telah dibuat dan mampu menghasilkan suara yang sama dengan pendahulunya.

Penggunaan organ elektrik ini dianggap mampu menggantikan posisi peran organ pipa saat itu dikarenakan ukurannya yang lebih kecil dan biayanya lebih murah, selain itu organ ini bisa dibawa-bawa dan lebih mudah untuk dipelajari bagi pro ataupun pemula.

Alat musik Organ

Mengapa alat musik ini bernama organ? apa perbedaan antara organ, piano dan juga keyboard? ternyata dari ketiga nama alat musik tersebut semuanya berbeda meskipun mungkin dari bentuk dan cara memainkannya sama.

Sebelum kita membahas perbedaan ketiganya disini akan diulas terlebih dulu tentang teknis dalam memainkan piano, ada beberapa langkah awal yang sebaiknya kalian lakukan terlebih dulu.

cara memainkan organ
Gambar alat musik Organ

Organ adalah sebuah alat musik yang berbentuk seperti piano dan keyboard. Selain itu, organ juga terbagi menjadi 2 macam, yaitu organ pipa dan organ elektronik

Organ adalah alat musik berbentuk seperti piano yang menghasilkan suara tetapi bukan dari ketukan palu terhadap senar. Organ dibagi dalam dua jenis yaitu Organ Pipa dan Organ Elektronik yang memiliki pedal lebih banyak

Cara memainkan alat musik Organ

Organ adalah alat musik yang dimainkan dengan cara menekan tuts yang tersedia dan disertai dengan teknik menekan pedal kaki yang ada di bagian bawah organ. Meskipun banyak dari kita yang memandang organ sebelah mata, ternyata untuk mempelajarinya tidaklah mudah.

Ada beberapa teknik atau langkah awal yang sebaiknya kita lakukan sebagai pemain pemula dengan tujuan memudahkan kita dalam belajar, seperti:

1. Mengenal kunci dasar

Tak ada tahapan awal yang lebih baik selain mengenali suara dan nada yang dihasilkan dari tiap-tiap tuts yang ditekan pada organ. Mengenali kunci nada yang b erjenis mayor hingga minor juga sangat membantu kita nantinya.

Jika dirasa terlalu sulit, tidak ada salahnya juga menempelkan kertas untuk menandai tuts. Jangan terlalu terburu-buru dalam mengenal nada, kenali tangga nada dasar seperti C, D, E, F, G, dan seterusnya.

2. Mempelajari cara organ bekerja

Kenali dan pelajari cara mengoperasikan organ dan fungsi-fungsi bagian yang terdapat pada bagian organ, terutama organ elektrik. Teman-teman bisa membacanya dari internet atau membeli buku panduan tentang kunci dasarnya juga.

3. Posisi tangan & peletakan jari

Setelah memahami fungsi dari tiap bagian organ dan juga nada yang dihasilkan tiap pencetan tutsnya, selanjutnya kalian tinggal menyesuaikan jari tangan kalian dengan jarak antar tutsnya. Posisi tangan juga mempengaruhi kenyamanan kalian dalam bermain.

Jangan ragu untuk mencari posisi tangan terbaik meskipun ada orang yang bilang “gampangan kaya gini loh” atau “itumah malah susah”, kenyamanan milik kalian berbeda dengan orang lain, jadi be yourself.

4. Melemaskan tangan

Ini optional tapi sangat manjur dilakukan sebelum berlatih, yang perlu kalian lakukan adalah mengurangi ketegangan jari tangan dengan cara bermain 2 atau 3 jenis kunci yang sama berulang-ulang, kelihatannya mudah? ya dicoba dulu.

Jika kalian ingin melakukan tahap ini, cobalah mulai dengan kunci C lalu pindah ke EM > DM lalu ke C lagi, lakukan terus hingga jari tangan kalian terbiasa. Selalu cobalah menggunakan semua jari tangan agar nantinya terbiasa.

5. Memainkan lagu

Setelah selesai dengan semuanya, artinya kalian siap untuk belajar menggunakan lagu. Mudahnya, kalian bisa mencari lagu dan juga kuncinya di internet atau juga bisa menggunakan kaset. Sebisa mungkin carilah lagu yang ada versi organ atau pianonya.

Setelah kelima tahapan awal sudah selesai kalian lakukan, artinya kalian sudah siap untuk mencari pengalaman baru. Setidaknya teknik dan cara memainkan alat musik organ sudah kalian kenali sedikit demi sedikit.

Organ vs Piano vs Keyboard

cara memainkan alat musik organ
Gambar alat musik Organ Pipa

Nah, sebelumnya saya sudah sindir sedikit tentang perbedaan dari ketiga alat musik ini, lantas apa sih perbedaan piano, organ dan keyboard itu sendiri?

a. Piano

Piano merupakan alat musik yang memiliki tuts dan pedal lebih banyak dibandingkan yang lainnya, hal ini disebabkan karena dari awal terciptanya piano merupakan alat musik yang berdiri sendiri (permainan solo)

Selain itu, tangga nada yang bisa dimainkan piano juga sangat jauh, mulai dari tangga nada sangat rendah hingga yang paling tinggi dan tujuannya sebagai variasi. Dalam bermain piano juga biasanya dilengkapi dengan skill fingering yang ahli.

b. Keyboard

Keyboard memang terkesan diciptakan untuk meniru alat musik piano, selain itu memainkan keyboard juga sama dengan cara memainkan piano dan cara memainkan pianika, tetapi keyboard umumnya sudah dilengkapi dengan suara musik yang beragam.

Keyboard juga memiliki harga yang lebih terjangkau dibanding alat musik lainnya. Keyboard modern juga kebanyakan sudah dilengkapi dengan fitur pembaca kaset dan metronom yang membuatnya menjadi lebih efisien.

Keyboard sendiri sudah banyak digunakan di sekolah-sekolah dengan berbagai tujuan, pada saat upacara yang menggunakan musik, biasanya keyboard inilah yang menjadi sorotan.

c. Organ

Jika dilihat dari fisiknya, organ mirip dengan piano dengan pedal dan juga tutsnya, tetapi piano menghasilkan suara dari palu yang memukul senar sedangkan organ tidak. Organ tidak memiliki pedal nada seperti piano

Organ juga memiliki tuts yang tipis dan pastinya tidak sesulit piano ketika ingin dipindahkan. Dengan mempelajari cara memainkan organ, sangatlah mungkin untuk pemain memanipulasi berbagai kunci yang ada dengan perpaduan jari tangan dan pedal.

Suara yang dihasilkan organ berkelanjutan, artinya tidak semakin kecil (selama tuts masih ditekan). Berbeda dengan piano, organ mempunyai karakteristik keterikatan tempo yang lemah, namun mempunyai lokalisasi frekuensi yang baik

Bagaimana? menarik sekali bukan alat musik yang sudah melegenda ini? jangan lupa untuk bersabar ketika kalian mencoba memainkannya, pastikan juga kalian tau jenis organ yang sedang kalian mainkan, sekian dan terima kasih.