Cara Memainkan Alat Musik Sampe

Cara memainkan alat musik Sampe adalah dengan cara dipetik pada bagian dawai atau senarnya. Sampe merupakan salah satu alat musik tradisional yang dipetik dan terkenal terutama bagi masyarakat asli suku Dayak. Di daerah lain, sangatlah mungkin Sampe memiliki nama yang berbeda.

Menurut wikipedia, Suku Dayak adalah sebutan yang diberikan oleh para penjajah terhadap penghuni asli pedalaman pulau Borneo yang menghuni Pulau Kalimantan. Ada sekitar 5 – 7 suku asli Kalimantan dan salah satu kebudayaannya adalah alat musik tradisional Sampe ini.

Sampe memiliki motif yang diyakini merupakan lambang dari daerah asal pembuatannya. Penggunaannya juga mulai kurang diperhatikan dan hanya sebatas pengetahuan sekolah saja, sangat disayangkan jika salah satu alat musik tradisional Kalimantan Timur ini tidak dilestarikan.

Alat musik Sampe

Alat musik Sampe merupakan alat musik yang terbuat dari kayu yang dibentuk / dipahat sedemikian rupa, sehingga bentuknya menyerupai gitar dengan bagian tubuh yang lebih panjang daripada leher dari alat musiknya.

Baca juga: cara memainkan harpa

Untuk mempelajari cara memainkan alat musik sampe tidaklah mudah, setidaknya teman-teman harus mengenal gitar dan mengenal nada yang dihasilkan dari tiap-tiap dawai yang telah dipetik. Sudah dari dulu alat musik sampe telah digunakan masyarakat pedalaman Kalimantan Timur.

Sebagai salah satu perwujudan dari kebudayaan Kalimantan, alat musik tradisional Sampe adalah salah satu alat yang bisa digunakan untuk mengisi waktu luang. Selain itu, suara yang dihasilkan dari alat musik sampe berbeda dengan gitar biasa.

cara memainkan alat musik sampe
Gambar alat musik tradisional Sampe

Sampe juga bisa digunakan oleh pemain untuk mengungkapkan perasaan yang membuatnya gelisah. Terkadang perasaan seperti cinta, kecewa, sedih, senang, riang dan semangat bisa diekspresikan melalui alat musik, dan Sampe adalah salah satunya.

Cara memainkan alat musik Sampe

Sampe dimainkan dengan cara dipetik pada dawai yang membentang dari ujung leher alat musik hingga badannya. Dawai yang dipetik nantinya akan bergetar dan menghasilkan suara yang kita dengar. Salah satu penggunaan sampe adalah sebagai sarana hiburan.

Baca juga: cara memainkan tifa

Beberapa orang menyebut alat musik tradisional yang dipetik ini dengan nama Sampe’ (Sampek), Sape’ (Sapek), Sempe, Kecapai dan lainnya. Meskipun berbeda nama, tetap saja mereka satu jenis dan jelas berbeda dengan gitar biasa.

Waktu penggunaan Sampe juga memiliki makna tersendiri, jika dimainkan pada waktu siang hari biasanya menggunakan irama yang bisa meningkatkan rasa suka cita, sedangkan pada malam hari alat musik ini dimainkan dengan nada yang nuansanya sedih dan lembut.

Perbedaan Gitar dan Sampe

Cara memainkan alat musik Sampe dan Gitar sama, yaitu dengan cara dipetik. Perbedaan mereka selain terlihat dari segi fisiknya, suara yang dihasilkan bahkan kunci pada gitar tidak digunakan pada Sampe. Jika cara memainkan gitar bisa dengan menggunakan kunci C, G, D, Am, dll. hal ini berbeda dengan Sampe.

Gitar memiliki 6 senar yang masing-masing mengeluarkan suara berbeda dan ketebalannya juga berbeda. Sampe memiliki 3 buah senar dan harus dimainkan dengan jari-jari dari kedua tangan (gitar menggunakan 1 tangan dan tangan yang lain mengatur kunci)

Dawai yang terdapat pada alat musik Sampe kabarnya terbuat dari bahan serat pohon enau dan pada bagian ujung gagang terdapat sebuah ukiran, bisa berupa taring atau kepala burung enggang. Hal menarik lainnya adalah dari ujung badan hingga pangkal leher dari Sampe terlukiskan motif berwarna.

Membuat alat musik Sampe

Pembuatan sampe membutuhkan waktu dan bahan yang tidak sembarangan. Kayu yang digunakan adalah jenis kayu pilihan dengan kualitas yang dianggap bagus, seperti kayu adau, tabalok, pelantan, marang, dan kayu dari bangsa meranti lainnya.

Selanjutnya adalah langkah pembuatannya, seperti:

  1. Memotong kayu dengan kapak dan dikeringkan dengan dijemur.
  2. Melubangi kayu secara memanjang
  3. Mengukir tubuh Sampe
  4. Membuat gagang dengan ukuran sekepalan tangan
  5. Melubangi ujung dari Sampe untuk memutar senar
  6. Memasang senar dan mencoba memainkannya.

Mungkin untuk sekarang ini, senar yang digunakan pada alat musik Sampe adalah dari kawat tipis agar bunyinya keras dan nyaring tetapi dulunya dawai yang ada pada Sampe terbuat dari serat pohon enau / aren pilihan.

Setelah dirasa cukup dengan Sampe yang telah dibuat, fase pembuatannya dianggap telah selesai. Selanjutnya adalah tahapan untuk menggambarkan lukisan yang menggambarkan lukisan khas dayak dan memberikan ukiran seperti hewan atau taring.

Disinilah akhir dari artikel saya, namun bukan akhir dari cerita saya membagikan informasi seputar alat musik. Semoga segala bentuk kebudayaan Indonesia dapat terus dikenang dan dilestarikan ke generasi-generasi berikutnya, sekian dan terima kasih.